Senin, 29 Juni 2009

Tiga Hal yang dapat meningkatkan kemuliaan:
1. memaafkan kesalahan orang lain dan menghapus bekasnya
2. memberi sesuatu kepada orang yang tidak pernah memberinya sesuatu
3. menyambung silaturahmi dengan orang yang memutus hubungan silaturahmi dengannya..
(Ulama)
".....dan tidak terjadi hal seperti ni kecuali bagi orang mukmin. jika ia mendapatkan kesenangan ia bersyukur, maka ni jadi yang terbaik baginya. dan jika ia ditimpa musibah, ia bersabar , maka itu menjadi kebaikan baginya.." (HR. Muslim)

Senin, 22 Juni 2009

Ar - Rahman

"Allah mempunyai Asmaul Husna. Maka memohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asmaul Husna itu". (QS. al A'raf: 180)

Ya Rahman, wahai Engkau Yang Maha Pemurah. Sungguh, tak ada satupun mahluk di langit dan bumi, yang datang kepada-Mu sebagai seorang hamba. Tak satupun. Tepat seperti firman-Mu, " Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, sebagai hamba." (QS. Maryam: 93)

Dan ketika seorang hamba datang, mengiba-iba, menyebut nama-nama-Mu, wahai Ar Rahman, maka dengan seluruh rahmat Kau berikan kasih sayang. Kekasih yang mendekati Sang Maha Kekasih, akan mendapat limpahan kasih. Itulah Janji-NYa. Kekasih yang mencintai Sang Maha Kekasih, akan selalu basah bibir dan lidahnya menyebut selalu nama yang tercinta.

Rabu, 10 Juni 2009

Seperti Apakah Nilai Manusia????


Nilai manusia, bukan bagaimana ia mati,

melainkan bagaimana ia hidup; bukan apa yang diperoleh,
melainkan apa yang telah diberikan;
bukan apa pangkatnya,
melainkan apa yang telah diperbuat dengan tugas yang diberikan Tuhan kepadanya। - Ministry-

Kata Mutiara

kepercayaanmu terhadap dirimu akan sangat membantu mewujudkan makna hidup yang lebih banyak dan membantu mendapatkan keuntungan dalam hidup..

Kisah Hikmah

  • Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai lalu di buang ke tong sampah, dan hal itu terlihat oleh penginterview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut.

( "ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik.")

  • Seorang anak berkata kepada ibunya:"Ibu hari ini sangat cantik". Ibu menjawab: "mengapa?" Anak menjawab : "karena hari ini ibu sama sekali tidak marah - marah".

("ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, hanya perlu tidak mara- marah")

  • Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya : "Jika sebuah bola jatuh ke dalam rerumputan, bagaimna cara mencarinya?" ada salah satu murid yang menjawab: "cari mulai dari bagian tengah". ada pula yang menjawab: "cari di rerumputan yang cekung kedalam."dan ada yang menjawab: "cari di rumput yang paling tinggi". pelatih memberikan jawaban yang paling tepat: "setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah sini hingga kerumput sebelah sana."

("ternyata jalan menuju keberhasilan sangatlah gampang, cukup melakukan segala sesuatunya berurutan, jangan meloncat - loncat.")

(diambil dari bulletin "Kiprah" edisi XXXIII)

Si Perahu Maut Kora-Kora

wow.. hari Jum'at (17 April 2009) menjadi hari yang menegangkan sekaligus menyenangkan buat aqu..

knapa?????
dengan semangat 45 yang membara..untuk yang pertama kalinya aqu melanglang buana ke Dufan alias Dunia Fantasi!!!! hehehe ...
dengan sigap aku dan teman-temanku naik satu demi satu wahana di sana, pertama BIANGLALA!!! ah ternyata ga seru..
okay... karna cukup ga puas naik Bianglala dengan putarannya yang pelan kaya semut lagi belajar merayap hihi... , kurang aseeem banget kann!!
naaaaaaaaaaaaah, sekarang saaatnya wahana yang orang bilang paling takutin tapi paling bisa bikin orang "mau lagi!!" haha..KORA-KORA!
dengan penuh kepedean aqu memilih duduk di tengah.. setelah semua kursi terisi penuh, operator menghitung mundur. 3333322221111.. kapalnya pun jalan perlahan-lahan..aqu dan teman-teman qu memejamkan mata dan berkomat-kamit baca doa... huuuuuuuuu..sumpah rasanya kayak menantang ajal!! apalagi didepan tempat duduk aqu ada ibu -ibu yang bertakbir dan tasbih, bikin suasana tambah sereeem.... aqu pikir cuma aqu saja yang tegang sendirian ternyata semua teman aqu pun sama, tapi yang paling parah ada salah satu teman aqu Mrs. Lina , Dengan semangat 45nya bilang : "wah jadi inget dulu waktu muda, aqu kan pernah naik permaianan ini dengan berhasil, jadi mau naik lagi!"
"Hayu Bu... urang naek atuh..." dengan kompak aqu, Mis. Santi and Mis Ucu, kami pun bersatu dengan orang -orang yang lagi nunggu antrian d wahana "Kora-kora". setelah beberapa menit menunggu giliraan, kami pun mendapat giliran tuk menaikinya, huaaaaaaa..ternyata tragis, pengen rasanya aku berhenti saja, tapi gak mungkin.. dan akhirnya keretapun berhenti,dan aqu bisa turun.. haaaaaaaah legaaaaaaa..setelah naik KoRA-KOra yang menurut aqu ga cocok dengan nama itu, karena menurut aqu lebih cocok dengan nama "perahu maut", hahahahaha....

dan setelah perahu berhenti apa yang terjadi??? Mrs. Lina Pucat pasi.......... dengan gaya so kuat Mrs. Lina bilang gak apa-apa cuma puyeng and mual dikit, padahal badannya dah gemetaran. dan akhirnya Mrs. Lina tumbang juga di toilet ber O'-O' bareng dengan ibu - ibu yang lain yang sama - sama korban keganasan wahana permainan di dufan hehe..
"Keluarin aja, Bu, biar plong......" kata salah satu ibu di toilet.
Kejadian tu ternyata jadi cerita yang paling seru, sampai saat di perjalanan pulang, aqu dan teman - teman qu gak ada habis-habisnya cerita dan tertawa... huaaaaaaa.. sampe Mrs. Lina punya nama baru dech... "Mrs. Lina O'O'"

Wasiat Ali bin Abi Thalib ra kepada Hasan

Melihat ayahnya yang terluka di pembaringan, Hasan tak mampu membendung air matanya. Sang ayah kemudian berkata kepada putranya itu, “Anakku, pesanku, jagalah empat perkara, dan empat perkara yang lain!”
“Apa perkara-perkara itu, wahai Ayahanda?” tanya Hasan.
Ali ra menjawab, “Kekayaan yang tiada taranya adalah akal, kemiskinan yang paling buruk adalah kebodohan, kesepian yang paling baik adalah ujub, dan kemurahan yang teramat mulia ialah budi pekerti.”
“Apa empat perkara yang lain?” tanya Hasan lagi.
“Pertama, jangan sekali-kali engkau berteman dengan orang tolol karena jika ia ingin menguntungkanmu, ternyata ia malah mencelakakanmu. Kedua, jangan bersahabat dengan penipu karena ia akan mendekatkan padamu sesuatu yang sebenarnya harus engkau jauhi, dan menjauhkan yang seharusnya kau dekati. Ketiga, jangan bergaul dengan si kikir karena ia akan menahan apa yang sangat kau butuhkan. Terakhir, jangan jadikan orang durhaka sebagai rekanmu karena ia akan menjualmu dengan harga yang sangat rendah!” [source: Washaaya wa 'Izhaat Qiilat fi Aakhiril-Hayat]

SAHABAT

Salah satu ciri mahluk hidup adalah nggak bisa hidup sendiri (kalo sendirian ntar kesepian hehehe..). Manusia selalu membutuhkan bantuan pihak lain. Itulah sebabnya manusia disebut mahluk social. Keberadaan orang lain juga penting artinya bagi kita. Teman kita, orang tua, atau terkadang orang yang tidak kita kenal, mereka bisa jadi begitu berarti buat kebahagiaan kita.

Ortu misalnya, kita akan merasa senang dan nyamna ketika ortu kita care pada kita. Sebete apapun kita di uar rumah, perasaan kita bkal adem kalau semua penghuni rumah bisa paham perasaan kita. ”there’s no place like home,” kata orang barat.

Teman – teman kita juga besar artinya bagi kebahagian kita. Malah kita bisa ikut berbahagia pada saat orang lain berbahagia, meski itu bukan kebahagian kita.

So, bersahabat adalah sikap positif yang harus kita miliki agar kita bisa bahagia Bersahabat tu kan berati cuma menerima kehadiran orang lain dalam kehidupan kita, tapi juga mau terlibat secara emosioal dengan orang – orang di sekitar kita. , betul gak??

Tapi emang sih gak semua orang bisa dan mau terlibat secara emosional dengan orang lain. Nggak semua orang ngerti perasaan kita, nggak peduli ma kita, nggak ngeh, etc.Tu berarti kita belum sukses membangun persahabatan dan hubungan yang baik, tapi jangan menyerah terus berusaha buat membangun hubungan persahabatan dan komunikasi yang baik. Penting banget lho membangun persahabatan dengan siapa saja. Persahabatan adalah bagian dari bangunan kebahagiaan kita. Da tainya lagi nich.. meski persahabatan sangat penting, tapi kita juga harus ingat sahabat bukan segala – galanya..

Jadi ingat kejadian waktu SMA dulu. Teman ku gak mau pindah sekolah dan ikut bersama orang tuanya, salah satu alasannya karena dia khawatir akan kehilangan teman – temannya, tapi kekhawatiran tu tak terbukti, soalnya ternyata teman dapat diciptakan kembali.

Pada dasarnya, tidak ada yang lebih baik dari pada menjadi anggota kelompok. Dan tidak ada yang ebih buruk dirasakan dari pada merasa terbuang dari kelompok. Bagai mana rasanya?? Pasti kesepian banget yach.. tapi biar pun penting teman bukan lah segala-galanya. Teman bukan pusatnya kehidupan kamu. Tau kenapa??????

Teman juga sama sepeti kita. Sesekali mereka ingin suasana baru. Sesekali mereka berubah, atau sesekali mereka pun membicarakan kita dibelakang ( bukan su’udzon sich,, tapi berdasarkan pengalaman hehehe..)

Gawat kalo kita memusatkan kehidupan kita kepada teman. Ketika kehilangan teman kita, kita juga jadi kehilangan identitas, so jangan deh berlindung dibalik teman..

Jadi carilah teman sebanyak mungkin, tapi jangan sandarkan hidup kita pada teman. Sandaran seperti itu adalah sandaran yang gampang berubah, tidak stabil..